Kamis, 17 Maret 2011

Makalah Perakitan Komputer



MAKALAH
PERAKITAN PC PENTIUM 3 DAN PENTIUM 4



 

                       







 












OLEH :
                                                                                     
                                                  1. M.Syahid Abidin
                                                  2. Fuad Ahmad F
                                                  3. Kukuh Agus T

HALAMAN PENGESAHAN          
Judul              : Perakitan PC Pentium 3 dan Pentium 4
Tempat           : SMKIT Nuurul Fikri
Oleh               : M.Syahid Abidin
                          Fuad Ahmad F
                          Kukuh Agus T




Trenggalek, 28 Oktober 2010
Disetujui oleh:
  Pembimbing 1                                                                                     Pembimbing 2


Edi Santoso, S.Pd                                                                     Edy Santoso, SE.

Disahkan oleh:


Drs. Agus Sukoco



                                                   
                                                    KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb
            Puji syukur kami sampaikan kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena berkat rahmat dan kemurahanNya, kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini sesuai dengan harapan.
            Laporan ini kami buat dalam rangka memperdalam pemahaman bagaimana cara ”Merakit PC Pentium 3 dan Pentium 4” sehingga nantinya dapat bermanfaat.
             Dengan tersusunnya makalah ini maka kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bpk. Drs. Agus Sukoco, selaku kepala SMKIT Teknologi Informasi Nuurul Fikri
2. Bpk. Edi Santoso,S.Pd. selaku guru pembimbing mapel produktif  
3. Bpk. Edy Santoso, SE. selaku guru pembimbing mapel produktif 
            Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dorongan,motivasi,bimbingan,arahan dan saran yang telah diberikan sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.
            Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas-tugas selanjutnya.
            Kami juga memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan sehingga membingungkan pembaca dalam memahami maksud penulis.



Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL  ............................................................................................. 1
KATA PENGANTAR............................................................................................ 3
DAFTAR ISI........................................................................................................... 4
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................... 5
           I.A  Latar Belakang...................................................................................... 5
           I.B  Rumusan masalah............................................................................ 5
           I.C  Tujuan Penulisan.............................................................................. 5
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................ 6
           II.A  Persiapan............................................................................................ 6
           II.B  Perakitan............................................................................................. 7
           II.C  Pengujian......................................................................................... 15
           II.D  Penanganan Masalah................................................................... 15
BAB III PENUTUP.............................................................................................. 16
            IV.1  Kesimpulan Dan Saran............................................................... 16
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 17











                                                 
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Perkembangan teknologi komputer yang begitu pesat telah menimbulkan fenomena baru, berupa hadirnya masyarakat yang tidak bisa hidup tanpa adanya komputer. Hal ini merupakan sebuah tantangan sekaligus kabar gembira karena membuktikan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang adaptif.
Hal mendasar yang lazim menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat awam yang ingin mulai memanfaatkan komputer adalah mengenai fisik komputer itu sendiri. Dengan mengenal jenis perangkat keras yang ada di sebuah unit komputer dan menguasai teknik-teknik perakitannya, maka masyarakat akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan komputer sesuai kebutuhan dan alokasi dana yang dimilikinya.
Makalah ini akan memandu Anda menguasai teknik perakitan Personal Computer (PC) pentium 3 atau Pentium 4 secara praktis, langkah demi langkah, disertai dengan ilustrasi gambar dan foto peraga.
Sebenarnya, Cara Merakit PC Pentium 3 & 4  sama, yang berbeda adalah jenis hardwarenya. Sehingga kami disini tidak memisahkan cara perakitan kedua pentium tersebut.
Semoga dalam waktu singkat, Anda akan mampu melakukan perakitan komputer secara baik dan profesional.
B. Rumusan Masalah
v  Apa saja yang harus disiapkan sebelum merakit komputer?
v  Bagaimana cara merakit komputer?
C. Tujuan Penulisan        
v  Dengan membaca makalah ini diharapkan dapat mamahami isinya.
v  Dengan membuat makalah ini kami menyumbangkan sedikit dari ilmu yang kita miliki.
v  Untuk memberikan keterampilan baru di bidang IT

                                                 

BAB II
PEMBAHASAN
A.   Persiapan    
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1.    Penentuan Konfigurasi Komputer
2.    Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3.    Pengamanan
*      Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
*      Persiapan Komponen dan Perlengkapan                                          Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
Ø  Komponen komputer       
Ø  Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Ø  Buku manual dan referensi dari komponen
Ø  Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Ø  rakit2.jpgSoftware sistem operasi, device driver dan program aplikasi.








 





*      Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1.    Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
2.    rakit3.jpgTidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

    



    B.  Perakitan                  
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.




2. Memasang Prosessor
Prosesor adalah otak komputer. Oleh karena itu biasanya dipasang paling duluan walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak dipasang paling awal. Cara memasang Processor pada motherboard :
1.  Bukalah prosesor dari wadah-nya.
2.  Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket  yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard anda. Apabila pengait dari prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehingga tidak bisa anda masuki prosesor.
3.  Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di motherboard. Ketika memasukkan, Anda perlu memperhatikan tanda yang terdapat di salah satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke slot-nya.
4.  Ketika posisi prosesor sudah berada di atas soket, lepaskan saja pegangan tangan Anda untuk memasukkannya. Anda tidak perlu menekannya karena prosesor akan otomatis masuk ke soket.
5.  Setelah prosesor masuk ke soketnya, kencangkan kembali pengaitnya hingga posisi prosesor mantap dan tidak bisa dicabut kembali.

Tip & Trik
Janganlah Anda memaksa memasukkan prosesor ke dalam slotnya dengan penekanan. eandainya prosesor tidak bisa masuk secara sempurna ke soketnya, tentu ada kesalahan pemasangan. Lebih baik Anda mencabutnya kembali dan melihat apakah konfigurasi pemasukannya sudah benar.
6.  Memasang Kipas Prosesor
Prosesor dalam bekerja bisa menimbulkan panas yang dapat merusakkan prosesor tersebut mengingat panas (heat) bisa merusakkan komponen elektronik dari prosesor tersebut.
Untuk itulah diperlukan adanya pendingin prosesor.
Ada banyak macam tipe pendingin prosesor, misalnya air, thermal cooler, dan sebagainya. Namun yang paling sering dijumpai adalah cooling fan alias kipas prosesor.
Kipas prosesor umumnya Anda dapatkan dalam satu paket bersamaan ketika Anda membeli prosesor.
1. Perhatikan komponen logam di tengah prosesor. Komponen yang menonjol tersebut dinamakan thermal core dari prosesor tersebut. Gunanya untuk menyalurkan panas dari prosesor.
2. Olesilah bagian thermal core tersebut dengan benda mirip cream yang bernama thermal paste. Thermal paste membuat proses konduktansi panas menjadi lebih efektif dan efisien. Thermal paste juga biasanya Anda dapatkan ketika membeli prosesor, hanya saja dalam ukuran yang kecil. Jikalau kekurangan, baru Anda bisa membeli terpisah di toko komputer atau toko elektronik terdekat di kota Anda.
3. Siapkanlah cooling fan yang akan dimasukkan. Cooling fan terdiri dari dua bagian. Bagian bawah adalah logam yang berfungsi untuk disipasi / pelepasan panas. Bagian atasnya adalah kipas untuk mendinginkan logam tersebut. Di bagian logam terdapat pengait untuk memasang komponen tersebut ke atas prosesor di motherboard. Memasang Komponen
4. Dekatkanlah prosesor di atas motherboard. Lalu kaitkan salah satu sisi pengait dengan nook yang terdapat pada tempat prosesor di motherboard.
5. Tekanlah dan rentangkan sisi pengait lainnya dari pendingin prosesor ke nook satunya di motherboard hingga pendingin terpasang kokoh di atas prosesor.
6. Karena kipas merupakan komponen elektronik yang memerlukan energi listrik untuk menggerakkannya, langkah terakhir adalah menancapkan kabel yang ada di kipas pendingin ke slot yang ada di motherboard. Slot ini biasanya terletak dekat dengan posisi prosesor mengingat panjang kabel dari kipas pendingin umumnya tidak terlalu panjang
Tip & Trik
Beberapa tipe kipas prosesor, terutama yang tidak direkomendasikan oleh pembuat prosesorkadangkala sulit untuk dipasang, atau dengan kata lain kompatibilitasnya tidak oke, dan dalam beberapa kasus memerlukan tenaga yang kuat untuk memasangnya.
Untuk itu, penulis menyarankan Anda membeli kipas prosesor yang direkomendasikan oleh pabrikan prosesor yang cocok dengan soket tersebut.


 





4. Memasang Memori      
Memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Cara memasang  memori sebagai berikut:
1. Bukalah pengait slot prosesor ke arah luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah menganga menandakan bahwa slot tersebut siap dimasuki keping memori.
2. Masukkan memori di slotnya. Anda perlu memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.
3. Ketika memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan memori tidak menggunakan teknologi ZIF seperti prosesor.
4. Tutup kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori di tempatnya. Takik yang terdapat di samping slot memori akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.
Tip &Trik
Sama seperti ketika memasang prosesor, Anda harus memastikan bahwa posisi memori yang akan ditancapkan sudah tepat sesuai dengan bentuk geometri slot memorinya. Seandainya ketika memasukkan merasa ada kesulitan, jangan terus menekan, bisa-bisa memori tersebut malah patah atau slotnya yang rusak.






5. Memasang AGP Card
1. Cari Lokasi AGP slot
2. Pasang AGP Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang.
6.  Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
a.    Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
b.    Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
c.    Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
d.    Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
e.    Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.











7. Memasang Power Supply     
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1.      Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2.      Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
 




8. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1)    Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2)    Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3)    Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4)    Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5)    Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6)    rakit14.jpgHubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.


rakit13.jpg
 

                                                                                 

 




9. Memasang Drive           
9. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1.    Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2.    Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3.    Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4.    Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5.    Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6.    Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7.    Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8.    Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9.    Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.





10. Memasang Card Adapter                  
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang card adapter:
1.    Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
2.    Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
3.    Pasang sekerup penahan card ke casing
4.    Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


rakit18.jpg
 






11. Penyelessaian Akhir                                  
1.    Pasang penutup casing  
2.    Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3.    Pasang konektor monitor ke port video card.
4.    Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5.    Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6.    Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
rakit19.jpg 







C. Pengujian      
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
ü  Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
ü  Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
ü  Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
ü  Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
ü  Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
ü  Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
D. Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
·         Pemasangan Memori yang tidak benar, Motherboard yang baik akan memberi sinyal suara peringatan bahwa pemasangan memori tidak benar. Check dan pasang dengan benar.
·         Pemasangan Card AGP atau VGA yang kurang kencang atau pas, Motherboard yang baik akan memberikan sinyal suara peringatan. Check dan pasang dengan benar.
·         Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slave pada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumper HardDisk untuk posisi Master/Slave dan check dengan autodetect HardDisk pada BIOS.
·         Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik. Betulkan
·         Pemasangan panel connector yang tidak tepat sehingga lampu ndicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif. Betulkan.
BAB III
PENUTUPAN
Kesimpulan Dan Saran
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa:
·         Kita harus banyak mengetahui spesifikasi komponen komputer sebelum merakit.
·         Kita harus teliti dalam perakitan.



















Daftar Pustaka
www.scribd.com/doc/13665701/Cara-Merakit-Komputer/
dedenthea.wordpress.com/.../langkah-demi-langkah-merakit-komputer/

4 komentar: